if ( function_exists('register_sidebar') ) register_sidebar(array( 'name' => 'Sidebar', 'before_widget' => '
', 'after_widget' => '
', 'before_title' => '

', 'after_title' => '

', )); if ( function_exists('register_sidebar') ) register_sidebar(array( 'name' => 'Blurb', 'before_widget' => '', 'after_widget' => '', 'before_title' => '', 'after_title' => '', )); if ( function_exists('register_sidebar') ) register_sidebar(array( 'name' => 'Top Navigation', 'before_widget' => '', 'after_widget' => '', 'before_title' => '', 'after_title' => '', )); ?>

Menyingkap sukses Partai Demokrat

Posted: May 6th, 2009 | Author: m45kuri | Filed under: Bebas | Tags: , | 1 Comment »

sby

Ini sekedar tulisan untuk menjawab rasa penasaran saya tentang sebuah partai kecil yang sukses menjadi sebuah partai besar hanya dalam 2 kali masa pemilihan umum yaitu Pemilu 2004 dan Pemilu 2009.

Kesuksesan Partai Demokrat tidak lepas dari figur Susilo Bambang Yudhoyono yang berhasil memberikan sentuhan baru dalam dunia politik di Indonesia.  Untuk menjawab rasa penasaran saya tadi, setidaknya saya berkesimpulan bahwa Partai Demokrat sukses karena partai ini berbeda dengan partai lain dalam mempengaruhi massa.

Pemilu 2004, SBY sukses besar karena beliau dan Tim Suksesnya memahami bahwa teknologi memegang peranan yang besar dalam mempengaruhi massa. Jadilah, SBY sangat dekat dengan media terutama dalam televisi dengan iklan-iklan politiknya yang berhasil mengantarkannya menjadi pribadi yang dikagumi pendukungnya. Lihatlah tutur bicaranya yang runtut, tidak emosional, santun dalam berpendapat menjadi sesuatu yang berbeda dan mengubah koordinat massa bahwa politik itu tidak terkesan “kotor”. Setelah sukses menjadi Presiden, ternyata kebiasaan dekat media menjadi sebuah budaya SBY, yakni selalu mengadakan jumpa pers untuk mengklarifikasi setiap permasalahan bangsa yang krusial. Alhasil, seringnya tampil di media ternyata membuat popularitas SBY terdongkrak dibanding tokoh nasional lainnya yang hanya sering muncul saat akan “butuh dukungan”.

Pemilu 2009. Kesuksesan SBY dekat dengan media ditiru oleh beberapa tokoh nasional yang mencoba mengiklankan dirinya melalui media jauh hari sebelum Pemilu 2009 digelar. Alhasil, kita melihat orang-orang menabur janji dengan harapan menuai panen pada Pemilu 2009. Dengan sistem yang berbeda, dimana kita memilih calon legislatif, media utamanya televisi memegang peranan yang tidak kecil dalam menghantarkan partai politik mendapat simpati dari massa. Tapi saya melihat, era Pemilu 2009 sudah ketinggalan untuk mengandalkan media sebagai satu-satunya cara mengenalkan diri. Yang unik dari Tim Sukses SBY adalah upaya menjaring massa melalui perangkat teknologi informasi. Lihat saja situs yang satu ini: http://www.sbypresidenku.com/

    Dengan memanfaatkan teknologi informasi, setidaknya Partai Demokrat bisa meramalkan berapa jumlah pendukung fanatiknya yang tergabung dalam Pendukung SBY, sehingga proses hitung-hitungan menjadi mendekati riil. Tidak terlalu PD dan akhirnya kecewa. Saya berkesimpulan, orang yang familiar dengan TI akan selalu berpikir kreatif, positif, dan terbiasa menuangkan ide dalam bentuk tulisan, tidak asal berbicara karena akan dicatat orang lain. Sehingga tidak mudah kebakaran jenggot saat sebuah situs jaringan sosial Facebook membuat grup untuk menolak sebuah calon presiden di negeri ini. Daripada kebakaran jenggot, mengapa tidak melawan blackcampaign ini dengan sesuatu yang positif melalui Blog Cawapres tersebut dan menampilkan kesan yang positif.  Nah…


    One Comment on “Menyingkap sukses Partai Demokrat”

    1. 1 marcobaros said at 11:46 pm on May 19th, 2009:

      yg terpenting kesuksessan buat rakyat,khususnya rakyat miskin agar bisa membawa perobahan utk hidup lebih baik.jadi suksesnya partai bisa dilihat dgn perobahan rakyat yg semakin baik,terutama dibidang pangan,kesehatan,pendidikan..


    Leave a Reply