if ( function_exists('register_sidebar') ) register_sidebar(array( 'name' => 'Sidebar', 'before_widget' => '
', 'after_widget' => '
', 'before_title' => '

', 'after_title' => '

', )); if ( function_exists('register_sidebar') ) register_sidebar(array( 'name' => 'Blurb', 'before_widget' => '', 'after_widget' => '', 'before_title' => '', 'after_title' => '', )); if ( function_exists('register_sidebar') ) register_sidebar(array( 'name' => 'Top Navigation', 'before_widget' => '', 'after_widget' => '', 'before_title' => '', 'after_title' => '', )); ?>

Tenang dalam Setiap Sikap

Posted: April 15th, 2009 | Author: m45kuri | Filed under: Motivasi | Tags: , | No Comments »

aa-gymSaudaraku yang baik, ketenangan menjadi sesuatu yang dibutuhkan setiap orang. Terutama ketika sedang menghadapi masalah atau saat hendak mengambil keputusan. Orang yang tenang tidak pernah galau, panik tergesa-gesa, tidak emosional, tidak overacting. Orang tenang akan bisa menerima informasi lebih banyak, hingga dia bisa lebih memahami. Sedangkan orang yang emosional pendek kemampuan memahaminya, akibatnya kalau merespon akan tidak bagus karena keterbatasan pemahamannya.

Ketenangan pun akan membawa kewibawaan, atau karisma tersendiri bagi pemiliknya. Ia akan disegani oleh teman dan lingkungannya. Sebaliknya, orang yang overacting tidak akan memiliki kharisma. Terutama, kepada para calon pemimpin dalam skala apapun, ia harus berlatih mengendalikan diri, tetap tenang dalam kondisi bagaimanapun sulitnya. Dan, tenang bukan berarti lamban. Nabi Muhammad SAW adalah manusia paling tenang, tetapi berjalannya sangat gesit. Karena ketenangan tidak ada kaitannya dengan waktu, melainkan dengan pengendalian diri, artinya dia tetap gesit, tangkas tidak ada gurau berlebih, atau berteriak-teriak. Pribadi yang kalem senyum berukir jernih, tidak pula banyak bicara kalau memang tidak perlu bicara. Akibatnya, orang yang tenang mendapat ilmu yang lebih banyak, mendapatkan kemampuan memilih keputusan lebih baik.

Read the rest of this entry »


Radio Streaming: Alternatif mendengarkan musik online

Posted: April 15th, 2009 | Author: m45kuri | Filed under: Bebas | Tags: , , | No Comments »

jogstreamBosan dengan lagu-lagu yang diputar via WinAmp. Nah, ada alternatif lain bagi kita untuk menghilangkan kebosanan bekerja dan belajar dengan mendengarkan lagu-lagu dari radio streamer. Anda bisa mengunjungi alamat: http://www.jogjastreamers.com/. Ada banyak stasiun radio yang bisa pilih. Dari yang dangdut mania sampai yang “music gaul abis”. Nah, silakan dicoba. Syaratnya.. komputer harus mendukung fasilitas multimedia.


Internet: Ibarat Pisau Bermata Dua

Posted: April 15th, 2009 | Author: m45kuri | Filed under: Teknologi Informasi | Tags: , , | No Comments »

pisauIlmu pengetahuan dan teknologi ibarat matahari yang bersinar di atas muka bumi. Kemanapun pergi maka kita tidak bisa menghindarinya. Ada jeda, kita bisa menghindar sesaat dengan munculnya malam, tetapi pagi hari ia akan bersinar lagi. Artinya, kita tidak bisa membendung serbuan ilmu dan teknologi dari dunia Barat yang semakin mendunia, memanjakan, memperbaiki taraf kehidupan sekaligus melenakan.

Ada kesalahan besar sebagian besar sumber daya manusia “Indonesia” dalam memahami teknologi. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang tidak terbendung terutama kehadiran Internet dalam setiap sisi kehidupan telah berpengaruh banyak dalam pola dan habit masyarakat Indonesia. Kesalahan mengadaptasi teknologi yang disebabkan oleh minimnya pengetahuan dan konsumerisme telah membuat satu opini yang berbeda dari teknologi itu sendiri.
Lihat saja! Siapa yang tidak pakai Handphone saat ini? Tengok saja fitur-fitur HP yang ada sekarang. Sangat tidak terbayangkan dan di luar estimasi kita. Apa manfaat yang kita dapat selama ini? Satu hari tidak memakai handphone maka kita seperti kehilangan sesuatu yang amat berharga. Buka mata kita! Anak-anak kita yang belum cakap segi ekonomi dan daya imaginasinya, dengan bangga menenteng handphone dan membelanjakan uang hanya untuk sesuatu yang tidak besar manfaatnya. Lihatlah betapa bangga para siswa di negeri ini merekam peristiwa-peristiwa yang belum cukup untuk menjadi konsumsinya. Silakan Anda mampir ke warnet. Betapa bebasnya anak-anak kita mengakses kontent dewasa tanpa sedikitpun memahami akibat dari tindakannya itu.
Fakta memang menunjukkan bahwa teknologi begitu dahsyat pengaruhnya bagi generasi kita. Saking dahsyatnya sehingga kita nyaris tidak bisa berbuat apa-apa. Lantas? Apakah kita akan menarik diri dari teknologi? Mustahil.
Menurut pendapat saya, memakai teknologi dengan bertanggung jawab adalah solusi terbaik dalam menjawab permasalahan ini. Menjadi kewajiban kita selaku orang tua sekaligus PENDIDIK agar kita dapat menanamkan sikap mental “memakai teknologi dengan bertanggung jawab”. Karena kita sadar sepenuhnya, bahwa teknologi telah mengantarkan kita menjadi sebuah bangsa yang beradab dan bermartabat. Sehingga, sungguh tidak pantas bagi kita justru sebaliknya: “menjadi orang yang tersesat dalam belantara teknologi” dan kita hanya bisa menjadi penonton saja tanpa berperan apa-apa.

Internet harus menjadi bagian dari kebutuhan kita selaku Pendidik untuk dapat terus memantapkan kompetensi dan profesionalisme. Adakalanya kita memang dapat terjebak dalam pengaruh negatif sepertinya maraknya situs negatif lain dan cenderung merusak mental. Tetapi kita yakin, bahwa keberadaan Internet besar sekali manfaatnya bagi diri kita. Kita adalah insan Pendidik yang profesional dan telah sepakat bahwa Internet adalah media menuju “Profesionalime” itu. Bukan sebaliknya!